DewiRakhma^Psy Weblog

January 24, 2008

Muridku Bodoh…benarkah?

Anak yang aktif secara motorik, tidak bisa duduk lama, tidak mendengarkan guru yang sedang menerangkan, bolos, tidak mau sekolah, seringkali membuat pusing guru. Mereka identik dengan prestasi rendah. Benarkah anak pintar itu adalah anak yang “penurut”? sebenarnya learner (pebelajar) itu ada berapa macam sih? para guru….pahamilah ada dua gaya belajar murid, yaitu analitis dan holistik.

  • Siswa Analitis : dominan otak kiri. Mereka naak-anak yang patuh, terkontrol, pendiam, berorientasi verbal, senang berpikir/merenung, logis, duduk tegak, menghargai otoritas, bekerja sendiri lebih baik, sangat bertangungjawab. Pendeknya mereka “siswa ideal”.
  • Siswa Holistis: mereka cenderung sukabermain-main“, ekstrovert, berisik, pengambil resiko, impulsif (mengikuti dorongan hati), duduk seenaknya, bersosialisasi, bagus dalam olahraga, memperlihatkan tanggungjawab rendah, tidak mau berkompromi dengan guru.

Saat ini dibutuhkan guru yang menggunakan seluruh otak. Sikap negatif terhadap gaya belajar yang kreatif dan dipercepat menjauhkan para guru tradisional dari siswa2 yang menuntut praktik pengajaran modern. PR buat para guru adalah terus berinovasi mencari model pembelajaran yang tepat bagi anak2 holistis.

Selamat Berinovasi…

4 Comments »

  1. Nah… cucok bo’ aku juga sependapat. Terus kalau di TK A model pengenalan huruf dan angka seperti apa ya?
    Mungkin saat belajar sambil bermain dirumah aku bisa ngasih support buat si kecilku. Trim’s ya?

    sucihida.wordpress.com

    Comment by sdbanihasyim — February 8, 2008 @ 3:07 am

  2. sek yo b.suci, tak buka kamusnya..ntar tak kasih tau..he..he…dilihat di psikologi perkembangan dulu.

    Comment by dewisang — February 9, 2008 @ 4:54 am

  3. pinter juga mbak kecil ini…yang juga penting mungkin…gimana membuat desain pembelajaran untuk si kecil secara teknis untuk sekolah…untuk kelas bu dewi…lebih konkrit gitu lo…hehehe…đŸ˜€
    tapi unconsciouss yang begini pasti akan memunculkan consciouss yang lebih open … i think…success for you…dan yang penting…Innallaha ma’ashshobirin…proses…proses…

    Comment by ajidedim — February 12, 2008 @ 12:12 am

  4. Ayo bu, bikin otak otak mereka seimbang. (bukan otak-otak cemilan lho ). he..he..

    dewisang,
    insya Alloh, semoga mereka berkembang dengan seimbang dan sesuai dengan bakat mereka, sehingga tetap menjadi pribadi2 yg unnik tanpa kita merubah mereka menjadi orang lain. Kita hanya sebagai fasilitator utk membantu mereka menemukan diri mereka sendiri.

    Comment by ubadbmarko — June 16, 2008 @ 7:01 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: