DewiRakhma^Psy Weblog

April 22, 2008

My Class, so colorful

Filed under: experience — Tags: , , , , — dewisang @ 10:54 am

Color 3

Olan lagi…. ada perubahan sama Olan, setelah sekitar sebulan ak ga’ ketemu dia. dia lebih ceria, senengggg sekali aku, makin nggemesin. Kalo dipanggil menyengkan sekali dengernya. “Mas Olan”, “iya..” jawabnya sambil senyum, cakepp banget. gemessss, lucuuuu. Tadi pagi, ak ketemu di gerbang, tak panggil, salim, terus kucium deh, n ku ajak bareng ke kelas.  Apakah kalo pagi sudah mau senam…untuk yang satu ini belum. seperti tadi pagi, setelah ikut nyanyi di depan, menyiapkan anak-anak satu sekolah, dengan ak bimbing dari belakang. “Siap grak”, “lencang depan grak”, “tegap grak”. Setelah itu membaca ikrar syahadat, dia ikut, pokoknya dia yang berkuasa coz dia yg pegang mike. Saya minta anak-anak menyanyi lagu “ibu kita Kartini” bersama-sama, karena Olan belum bisa aku panggil yg kelas A, ada 3 anak maju terus nyanyi. Olan ga’ mau kalah, dia rebut mau pegang, dan bilang he…”jangan berebut, ga’ boleh” katanya. Eh, pas waktunya senam tetep dia tidak ada di tempat, sudah ada di pagar dan memanjat-manjat, sepertinya dia sudah dari kelas karena botol Pocari Sweat dah ada di tangan. Tak datengin, “mas ayo senam”, tapi dari wajahnya kok ada yg aneh, ku tanya “kenapa, mau ook ya…?” (ook=eek, itu bahasa nya dan aku ikut latah sekarang, abis unik). “Iya” kata dia. senam belum selesai itu, kutinggal ke kamar mandi deh.
sepatu dan kaos kaki kulepas, celana dah kuturunin, dia ga’ mau. dilepas semua kaya’ di rumah. Yo wis, tak lepas semua. “Mas nanti kalo selesai bilang ya..”, “iya bu'” katanya. ku tinggal keluar. “jangan ditinggal ya..bu guru disitu aja..” iya, kubilang. Percakapan terus berlanjut antara aku di luar KM dan dia di dalam. Terdengar suara “cemplung” (suara apa tuh) ku tanya “mas Olan tadi makan apa sih”, “makan bubur”, katanya. Kekenyangan ya, baru dateng kok udah ook, kataku. Selesai, terus bilang “bu guru sayang dong (sambil nunjuk pipi). “ga’ mau”. Mas Olan sayang ga’ sama b. guru, “aku sayangnya sama Bunda”, katanya. “iya, kalo di rumah sayang BUnda, kalo di sekolah ya sama B.guru dong, kan B.guru dah bantuin ook msak ga’ disayang”. “ga’, ga’ mau”, katanya. Haduh anak ini memang  nggemesin 

di kelas sedang bercerita tentang kisah Nabi dan Sahabatnya Abu Bakar yang bersembunyi di Gua ketika dikejar2 orang Quraish. Anak2 begitu memperhatikan, sunyi, sampe ada yg terbengong2 sambil dengerin. Sambil cerita Bu Guru menggambar di appan, ada gua dan berhala. Ketika sudah mau selesai, Olan bilang “Bu, gambarnya dihapus aja”. “iya” kata B.Tari sambil nerusin cerita. Dia bilang lagi” bu, gambarnya dihapus aja”, “Kenapa” tanya B.Tari, “gambarnya jelek, gambarnya jelek, dihapus aja”, mukanya serius banget sambil pegang penghapus. “Mas Olan mau menghapuskan”, “mau”. Dia maju terus menghapus gambar berhala yang mirip hantu memang. Ternyata dia takut, tapi bilangnya jelek.

sekarang dia juga sudah mau mengaji, tapi harus dengan segala jurus rayuan maut, harus dengan imbalan. Mau main ga’, mau dikasih hadiah ga’, nanti kalo pinter sama bu guru dikasih stiker mobil–wah pasti dia semangat. Tadi dia keluar kelas yg terakhir, karena mbuleeet aja diajak ngaji, akhirnya mau, tak pangku. Eh, sekali ngaji dia minta langsung paling bawah, nggemesin deh. Tapi peln2 mau dan selesai. Dia lompat, dan bilang “makasi”, “cium dulu dong bu guru”, eh dia mau sun pipiku. Yess, aku berhasil. Lari wis dia dan bilang “tunggu teman-teman, tunggu”. Lucu banget. Dia tuh kalo ngomong baku, kaya dialog film2. Pernah ada anak TK B ke kelas, Olan dan teman2nya main. Dia bilang “he..ngapain kesini”. Kubilang “ya liat Mas Olan, Mas Olan kan lucu”. “ga’, aku lo ga’ lucu, katanya. “pergo kamu, pergi, kembali ke kelas, jangan di kelasku”. Ak ketawa ga’ karuan, dia dengan muka dan tangan menunjuk pintu sambil bilang “keluar kamu, keluar”. Dia ini adalah Ultramen minded, apapun akan diasosiasikan dg ultramen, lucu banget pokoknya.

7 Comments »

  1. iiih lucu si Olan. Anakku dulu juga seperti Olan, kalo mau ook musti buka baju semua. Jadi kalo di luaran susah deh. Kalo bersih WC nya sih bisa buka semua, tapi kalo kotor, dia tahan bilang di rumah aja….

    Comment by Ikkyu_san — April 22, 2008 @ 4:04 pm

  2. iya mbk neh anak, ajaib banget. giginya tuh abis, matanya bulet, jidatnya agak lebar–bisa jadi atlet sundul nasional..he..he..kidding. pinter bgt, itulah anak2, kadang apa yg kita sampein dah masuk akal, tp tyt kurang konkrit sama usia mereka. kalo tau wujudnya makin lucu deh mbk, when u going to Indonesia….

    Comment by dewisang — April 23, 2008 @ 4:51 pm

  3. Hehehe …
    Cerita anak-anak akan selalu ajaib dan membuat hati kita senang …

    Comment by nh18 — April 29, 2008 @ 8:03 am

  4. tidak ada topik baru lagi bu guru? lam kenal

    Comment by Munyul — April 29, 2008 @ 8:06 am

  5. ya neh, masih sibuk blogging, nyari inspirasi, nyari ilmu baru. lagi ga’ mood nulis serius…

    Comment by dewisang — May 1, 2008 @ 2:20 am

  6. hm,gampang dewi. Cita2,ambisi,cinta,hobi,musuh-kalo punya jg bs jd inspirasi. Mulai dari hal kecil saja yg penting jgn takut nulìs apa adanya,perkara komentar itu biasa. Ngobrol2 cita2nya apa slain guru tk dewi? Mau jd bisnisman sperti saya?😉

    Comment by hanie — May 1, 2008 @ 11:26 am

  7. yup betul bgt.txs 4 ur support. bisnisman?mm, gw ga’ bakat kyanya

    Comment by dewisang — May 2, 2008 @ 4:25 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: