DewiRakhma^Psy Weblog

May 5, 2008

Pembakaran Masjid Ahmadiyah—pantaskah dilakukan??

Filed under: News — Tags: , , , , , — dewisang @ 1:48 pm

Masjid Al-Furqan milik jemaah Ahmadiyah di Kampung Parakan Salak, Kecamatan Parakan Salak, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (28/4), dibakar massa (metro tv). Demo yang dilakukan berbagai ormas Islam yang bernada ancaman, “jika pemerintah tidak membubarkan dengan segera, maka pembakaran akan terjadi lagi”. Masya Alloh, pantaskah ini dilakukan? inikah ajaran agama kita, beginikah akhlak Rasul kita…sebenarnya kita ini siapa berani mengadili sesama manusia? Mereka ini (penganut Ahmadiyah) apakah pernah mengganggu umat Islam? kalau mereka mengganggu kita barulah boleh melawan untuk melindungi diri. Sepertinya Nabi kita mengajarkan cara elegan untuk menyelesaikan masalah, yaitu dengan otak. Ayo kita adu argumen.  Karena ini masalah keyakinan, tidak begitu saja bisa dibubarkan. Kalaupun dibubarkan, hanya organisasinya, tapi namanya keyakinan tidak begitu saja “bubar” bersamaan dengan SKB yang akan diterbitkan Mendagri. Ormas-ormas Islam, ajak mereka duduk bersama, diskusi, bertukar pikiran. Bukan dengan aksi-aksi anarkis, ancaman, sama sekali ga’ bermanfaat, ga’ berkelas.

Cara-cara anarkis seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah, malah akan menciptakan masalah baru. Sepertinya juga memperburuk citra Islam di mata yang lain. Mengucapkan takbir tapi terus  merusak…huh…ngeri. Kasian gitu melihat mereka nangis, masjidnya dibakar, sampai Al-quran juga hangus. Aku ikut Gus Dur deh, yang akan mendampingi jemaat Ahmadiah saat proses hukum nanti. Apapun kesalahan yang terjadi, mereka tetap manusia sama seperti kita.Sabar ya saudaraku… 

14 Comments »

  1. klo aku ga ikut siapa2,,gus dur? ga ikut:)
    masyarakat yang anarkis? ga ikut juga:)
    harap di ingat mbak ya,,:)
    media hanya mendeskripsikan, dan ada kemungkinan bias ikut andil di situ,
    menjadikan media sebagai satu-satunya sumber untuk berargumen menurut saya kurang bijak,,(maaf lho mbak, ada sedikit gesekan di sini hehehe,,saya cukup senang berdiskus lho)

    MUI sudah pada kapasitasnya, penegak hukum kurang ber”daulat”, masyarakat mudah terprofokasi, lalu,,,,,,

    kita kembali pada diri kita masing2, sudahkah kita ber-Islam secara benar?

    Comment by bari.psycho — May 7, 2008 @ 5:27 am

  2. tetep semangat mbak ya😀

    Comment by bari.psycho — May 7, 2008 @ 5:31 am

  3. HHmmm …
    Ya … rasanya kok agak ngeri juga ya cara penyelesaian dengan bakar-bakaran ini …

    Aku berdoa semoga semua cepat selesai …
    semua diberi petunjuk oleh ALLAH …

    Comment by nh18 — May 7, 2008 @ 7:07 am

  4. *bari: makanya kita jgn ikut terprovokasi, caranya ya kirim pesan damai, bukan diam. minimal kita menolak kekerasan. krn itu merugikan orang lain.
    *Pak NH: amiiin

    Comment by dewisang — May 7, 2008 @ 2:02 pm

  5. saya paling tidak setuju bakar-bakaran.
    saya hanya setuju ikan bakar dan ayam bakar!!!

    Comment by Ikkyu_san — May 10, 2008 @ 8:20 am

  6. Ibarat ada org tersesat dr malang mo pergi ke surabaya tp nyampeknya banyuwangi, apakah org seperti ini mesti kita tempeleng, kita bakar perbekalannya? seperti itulah kira2 ahmadiyah.
    Seperti kata P. Dien Samsudin ( bukan din brodin lho.. ), mrk sudah dalam halaman rumah kita, kenapa tidak sekalian kita persilahkan masuk, knp malah diusir k luar pagar?
    Semoga tindakan sodara2 kita itu tidak merusak apa yg selama ini dirintis abah Hasyim Muzadi untuk menunujukan wajah Islam yg romatan lil alamin..

    thanx for add me on fs, nice to silaturahmi with u…

    Comment by santos — May 12, 2008 @ 4:03 am

  7. Assalamu alaikum wr. wb
    Membaca tilisan diatas maka terketuk juga hati saya untuk mengirimkan tulisan. Ma’af kalau berbeda pendapat. kejadian pembakaran masjid dimasa Rasululah Muhammad saw pun juga pernah dilakukankan dan ini langsung diperintahkan oleh Rasul yang dikenal dengan masjid Dirar ( sama kasusnya dengan masjid Al-Furqan milik Ahmadiyah). Berbeda agama tidak masalah, berbeda pendapatpun tidak mengapa tapi jangan merusak Islam seperti yang dilakukan Ahmadiyah. Mengaku Islam tapi punya nabi Baru Mirza Gulam Ahmad dan punya kitab baru Tazkirah pengganti A-Qur’an. Saya merasa bahwa anda yang berfikiran sama dengan gusdur segeralah merenung kembali karena gusdur itu orangnya kontrpersial bayangkan saja ketika gusdur mengomentari Al-Qur’an dia mengatakan Al-Qur’an itu kitab paling porno di dunia.. inikan perkataan musuh Allah bukan perkataan kaum muslimin. Maka cobalah merenung kembali. Islam memang agama damai tapi ketika Musailamah al-Kazzab mengaku nabi iapun diperangi sampai terbunuh pada zaman Rasulullah saw.

    Comment by Rusdianto — May 12, 2008 @ 6:53 am

  8. oh iya ya,,Rasul juga pernah memerintahkan bakar2…tp, ak ga tega tuh liat nasib ibu2 dan anak2, kalo lewat diskusi aja gmn?apa g bisa?ak bukan pengikut Gus Dur kok, cuma setuju dg 1 hal ini aja.txs 4 ur attention

    Comment by dewisang — May 14, 2008 @ 4:51 am

  9. Semoga kita dituntun ALlah, bahwa yang benar itu benar dan diberi kekuatan untuk mengikutinya,
    dan yang salah/batil, adalah batil, dan kita diberi kekuatan untuk menghindarinya

    kakanda.wordpress.com

    amiin, pokoknya ga’ berbuat anarkis aja meski benar.

    Comment by kakanda — May 21, 2008 @ 1:25 pm

  10. Membakar Masjid? Pastinya tidak setuju? Tak ada yang berhak membakar Masjid. Setuju dengan Ajaran Jama’ah Ahmadiyah? Jelas tidak setuju, tapi tidak perlu membenci Para Pengikut Ajaran Ahmadiyyah, apalagi membakar Mesjidnya. Hal ini Saya pernah sampaikan kepada Para Petinggi Ahmadiyah Indonesia dalam sebuah dialog di Pusat Ahmadiyah di Parung ketika diundang oleh Pak Abdul Basit

    dewisang,
    ketidak setujuan bukan berarti harus membenci memang, sepakat Pak. Tetap semangat membela yang benar ya Pak, dialog memang cara terbaik. karena sebuah keyakinan kan tidak mudah untuk diubah, dengan dialog bertukar pikiran akan membuka pengetahuan mereka, tapi keputusan tetap di tangan mereka, kita tidak berhak memaksa seseorang untuk mengikuti keyakinan yang dia sendiri belum meyakini.

    Comment by H. Lalu Abdul Fatah — May 31, 2008 @ 11:26 am

  11. kenapa tidak musyawarah dulu sebelum melakukan tindakan kepada sesama insan, hanya karena pemahaman beda patutkah kita saling hantam. bagaimana dengan orang yang beragama lain.

    bukankah orang yang beda paham sudah ada sejak jaman rosul dan rosul tidak membakar atau menganiyaya orang itu. mungkin mereka memahami islam dengan cara yang salah tgapi itu hak mereka, yang punya surga dan neraka kan Allah kenapa kita seo;ah-olah yang benar sebelum melihat bagaimana ajaran Allah dalam Alquran dan menerangkan masalah ini.

    mari kita menjalankan agama dengan wawasan yang luas dan elegan. mungkin dia orang ahmadiah salah tapi apa begitu memperlalukukan orang salah.

    Choerul Huda
    Perth Australia

    iya mas sepakat, kurang tepat kalo manusia menghakimi manusia. apalagi kalo dengan kekerasan, ngeri saya liatnya. ajaran kita sepertinya juga musyawarah deh, no crime

    Comment by choerul huda — June 1, 2008 @ 5:49 am

  12. Ahmadiyah memang tidak tidak merusak secara fisk, tidak melakukan kekerasan dsb, tapi mereka merusak secara aqidah. itu lebih bahaya lo mbak

    dewisang,
    keyakinan itu urusan yang paling privat mas, kita ga’ bisa maksa, mereka akan bertanggungjawab di hadapan Nya nanti. Klo salah ya kita ga’ usah ikuti kan beres. bukan malah demo, merusak, membakar, diajak dialog aja, itu lo satu2nya cara. dengan pendekatan yg manusiawi, klo pendapat kita setelah dialog ga’ diterima ya sudah, yg penting kan sudah usaha, kewajiban kita selesai kan? ap karena mereka salah terus kekerasan jadi halal?salah satu penyakit ornag Indonesia makin nambah, selain korup, jadi anarkis, mahasiswa juga jadi ikut2an, saya sama sekali ga’ habis pikir. kenapa bisa begitu, apakah salah penerapan pendidikan kita?shg menghasilakn manusia2 yang kehilangan hati nurani???

    Comment by Wahyu — June 9, 2008 @ 9:48 am

  13. jangan2 mbak ahmadiyah juga, hehehehe.

    dewisang,
    pun misalnya saya Ahmadiyah apa anda sakit hati?? tapi, Alhamdulillah, Alloh masih menjaga iman saya. Hidayah itu kan benar-benar dari Alloh, sebagai sesama manusia mari kita doakan semoga mereka kembali ke iman Islam, ga’ ada gunanya saling fitnah, tapi kneyataan sekarang umat Islam makin mengerikan, seperti dipolitisir, jadi tega menyakiti sesama. Keberagaman itu indah, sunatullah kan?sejarah juga sudah memahami, sampai ada Bhineka Tunggal Ika, sampai kapanpun perbedaan akan tetap ada, karena keberagaman membuat kita kaya membuat indah, asal kita mau memahami kalo orang satu dengan yang lain itu beda. Lihatlah keindahan musik. Semoga Alloh masih mencintai Indonesia, shg bangsa ini tetap utuh. Amiiiin

    Comment by xxx — June 9, 2008 @ 9:52 am

  14. setuju, meskipun persetujuan ini lebih lanjut masih bisa diperdebatkan lagi. namun setidaknya gambaran anarkhisme bukanlah sikap dewasa dalam menanggapi sebuah masalah.
    saya berada pada posisi netral, entah ahmadiyah ataupun komunitas yang menyerangnya, tidah pantas mendapatkan pendiskreditan terlebih penganiayaan. UU covenan dan DUHAM menghukumi tindakan penganiayaan sebagai kejahatan tertinggi dalam pelanggaran HAM.
    saya juga tidak setuju ketika para penyerang AHmadiyah tiba-tiba dijudge salah dan ramai-ramai dicap tidak islami. tindakan moderat harus diambil dalam hal ini, yakni menyerahkan masalah pada hukum yang ada. kita sebagai masyarakat cukup tahu dan dituntut tidak seketika menghukumi satu pihak di antara keduanya, mari kita lebarkan cara pandang kita, kita cari akar masalah dan kita dudukkan untuk mencari solusi terbaik, demi bangsa ini. trimakasih. mau dibasa, bisa berkunjung ke http://www.mustathok.blogspot.com. Thanks. wassalam

    dewisang said,
    nice to c u…blog-nya bagus
    ya STOP Kekerasan!!! Islam itu indah, PEACE
    !!

    Comment by mustathok — August 22, 2008 @ 7:19 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: