DewiRakhma^Psy Weblog

June 10, 2008

Proyeksi

Filed under: About Me, psikologi, Psychology — Tags: , , — dewisang @ 4:12 pm

Dulu aku pikir orang jahat itu cuma ada di sinetron. ternyata di dunia nyata ada ya?! Ini ak alami lho..sangat subyektif. Ak sampai tidak habis pikir, kok ada ya…bukan yang kaya’ Dedi Mizwar bilang “susah melihat orang lain susah, senang melihat orang lain senang”, kebaliannya. susah liat temen seneng, seneng liat temen susah, pernah ketemu ga?tapi, selama ini aku masih (tahan) takdiemin, biar aja wis, tp ga’ tau ntar. eh, bo’ong, bereaksi sih tapi ke temen klo udah pulang, kasian juga sih yang jadi temenku jadi kena semprot. gpp lah belajar menahan diri, minimal bisa sabar meski sebentar, ntar klo ketemu orang yg pas baru deh..he..he..(ga’bagus ya).

Sempet bete juga sih, sempet mikir, gw salah apaan sih..perasaan gw ga’ pernah ganggu hidup mereka, ak lakukan apa yg menjadi tanggungjawab gw. huh.. Mungkin, Tuhan pengen bikin aku belajar ya…lebih memahami orang, lebih dewasa, ga’ emosian. Emang sih lingkungan seperti ini membuatku banyak sekali belajar, namun yang perlu diperhatikan adalah ini sebuah pertanda tidak sehatnya sebuah komunitas/organisasi. karena ternyata hal itu menular. Yang pada akhirnya dapat mengganggu performansi yang lain sehingga visi dan misi organisasi menjadi berjalan di tempat atau bahkan mundur.

Sedikit mengingat kuliah. proyeksi, Melemparkan kesalahan sendiri kepada orang lain. Itu yang sering aku temui. Mengatakan sesuatu yang sebenarnya dilakukan sendiri tapi melemparkannya ke orang lain. Itu merupakan salah satu bentuk defence mechanism/mekanisme pertahanan ego. Bentuknya banyak sekali. Hal ini dilakukan oleh individu yang selalu mencoba mengelak dan membela diri dari kelemahan / kekerdilan sendiri dan mencoba mempertahankan harga dirinya ; yaitu dengan jalan mengemukakan bermacam macam alasan. Ini macam-macamnya, yang umum aja tapi…(semoga kita terhindar, mending bagi2 kue aja daripada ngributin sesuatu yg ga’ penting)

  • Agresi: ialah kemarahan yang meluap-luap, dan orang melakukan serangan secara kasar
  • Regresi  perilaku yang surut kembali pada pola – reaksi atau tingkperkembangan yang primitif ; pada pola tingkah laku kekanak-kanakan, infantile, dan tidak sesuai dengan tingkat usianya.
  • Represi: menekan isi-isi kejiwaan/pengalaman2 tdk menyenangkan ke alam unconcious 
  • Rasionalisasi: teknik pembelaan diri dengan membuat sesuatu yang tidak rasional menjadi rasional untuk menyenangkan diri sendiri. Misal, tidak mengerjakan tugas dan memberikan alasan2 yang “rasional” menurut dirinya agar “selamat”
  • Proyeksi: melemparkan kesalahan sendiri kepada orang lain
  • Sour crape technique:usaha memberikan atribut jelek, negatif pada sesuatu yang tdk bisa dicapai, padahal sebenarnya sesuatu itu sangat diinginkan
  • Sweet Orange Tech: memberikan atribut yg bagus, unggul, berlebih-lebihan pada kelemahan, kegagalan sendiri 

8 Comments »

  1. wah ilmu psychologinya lagi dikeluarin nih…
    heheheh

    yang jelas kalo ada orang yang berperilaku denier gini…dijitak aja mbak…

    iya nih long time no read ya …
    pa kabar mbak ?

    dewisang,
    iya…jurusku keuar …ciat ciat….dijitak aja ya..mm tapi orangnya dah tua tuh, cuma ga’ nyadar umur, ak juga bingung, sepertinya mengalami post power syndrom, ya ampun parah bgt Pak, ak n teman2 ga percaya ada orang seperti ini. sukanya mengadu domba, klo ga’ ngerti ya..udah deh, kena..dan masih byk yang “unik” lagi,1 orang tp jadi “collector”. semoga ak tdk tertular, Alloh menjaga aku dan yang lain, amiin.

    Comment by nh18 — June 10, 2008 @ 5:34 pm

  2. ehmm…. ya…ya…keknya aku termasuk defence-mechanism juga. kalo sisi positifnya de-mec apa mbak?

    salam

    dewisang,
    salam kenal juga, txs for reading. Sisi positifnya?ya ga’ ada, karena itu merupakan ciri pribadi yang tidak matang. Coba perhatiin, semua bentuk adalah demi kepuasan pribadi, “kemenangan” pribadi, jd mengorbankan orang lain. de-mec, wah singkatan keren tuh.
    Eh, namanya learning revolution kaya’ bukunya Prashnig yang judulnya Learning Style Revolution dan aku suka banget, bener2 mengerti pendidikan dan memberikan masukan untuk guru, orang tu adan smeua yang aware sama pendiidkan

    Comment by namakuananda — June 10, 2008 @ 5:36 pm

  3. psikologi juga ya???hhuhuhuhuhu

    *tapi neneng yang ini blom luluslulus😦

    dewisang,
    yes i am. belum lulus..gpp, nyante aja, tp awas DO ya..tapi angkatan berapa sih?jangan2 emang belum waktunya…semoga lancar deh, semangat

    Comment by natazya — June 11, 2008 @ 7:09 am

  4. wah…jadi inget lahi neh dengan mata kuliah semerter satu di Psikologi Umum. ha..ha..

    buay mbak dwi maksih ya informasinya… q mau loh diajak belajar psikologi bareng. Makacih………..!!!

    dewisang,
    belajar bareng??yuukkk

    Comment by Purwanto — June 11, 2008 @ 6:26 pm

  5. yang namanya hidup dan kehidupan itu ya seperti itu..dan orang aneh kayak gitu gak cuma di situ.. selalu ada pasti..orang kalo umur sudah 40 tahun gak mungkin bisa berubah, watak dan hati sudah terbentuk bahkan di Al Quran (surat dan ayatnya lupa..) ada menyebutkan tentang umur ini..jadi kalau buruk ya buruk dan kalau baik ya baik sampai akhirnya..pelajarannya yang muda yang ngalah coba menghindar kalau bisa

    dewisang,
    orang itu umur berapa ya…belum 40 kali, ya wis biar aja, puas2in.biar Tuhan yang kasih “pelajaran”. semoga bisa sabar terus Amin.tapi sepertinya ga’ bisa dibiarin, tapi ga’ tau lah susah.

    Comment by djalal — June 12, 2008 @ 9:32 am

  6. wah emang psikolog yg mantap🙂

    dewisang,
    Assalamualaikum kang Achoey…long time no c..txs 4 visit

    Comment by achoey sang khilaf — June 13, 2008 @ 12:02 pm

  7. salam kenal mbak..
    setiap ada aksi pasti ada reaksi ya.. meski reaksi-nya itu berbeda-beda.

    dewisang for Sofian
    salam kenal juga..saya abis blog walking ke km (bpk ato mas ya) wah..keren..dah lama ngeblog, mulai 2006. mulai blog belum “in” sampai menjamur seperti sekarang. Nice to know u…

    Comment by sofianblue — June 13, 2008 @ 1:35 pm

  8. Yach namanya hidup pasti selalu berpasangan, klo ada yang baik pasti jga ada yng buruk, tinggal qta pilih jalan yg mana, klo ingin jadi orang yang lebih baik pasti banyak ujiannya dan perlu adanya kesabaran, krn itu yang sabar ya !

    ” Kapal di lautan baru diketahui kekuatannya bila masih mampu berlayar meski diterpa badai yang menerjang dan dihantam batu karang “”

    u/ kang Jalal mkn bisa bantu dikit, usia 40 memang usia kesempurnaan akal manusia yg menentukan baik buruknya manusia, itu ada pada Al-Qur’an juz 26 Surat Al-Ahqaf ayat 14-15,smg bermanfaat.

    dewisang,
    ok.deh…sabarrrr. Jadi kalo dah 60-an gitu berarti udah ga’ bakal berubah ya…

    Comment by riva007 — June 15, 2008 @ 4:10 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: