DewiRakhma^Psy Weblog

November 26, 2008

Anak Sekolah Biang Kemacetan?

Filed under: News — Tags: , , , — dewisang @ 9:20 pm

Pemerintah Daerah Jakarta (katanya) telah melakukan survey dan hasilnya kemacetan parah yang selama ini terjadi karena anak sekolah yang masuk jam 7 pagi. Oleh karena itu, per 1 Januari 2009 jam masuk sekolah anak-anak 30 menit lebih pagi alias jam 06.30. apakah tepat kebijakan tersebut? Apakah tidak sekedar memindah jam kemacetan? Apa benar anak-anak sekolah yang diasumsikan berangkatnya bersamaan, dan menggunakan mobil pribadi/tidak menggunakan angkutan umum. Benarkah kemacetan ini akibat anak-anak masuk jam 7?

Busway yang merupakan warisan Sutiyoso itu dibuat untuk mengatasi kemacetan ternyata makin mmebuat jalan macet, betul tidak warga ibukota??? Koridornyapun maish banyak yang belum beroperasi, jangan salahkan angkot atau sepeda motor kalau ternyata memanfaatkannya. Saya baca di Tempo, laju kendaraan menjadi 30km/jam gara-gara ada busway. Selain itu, jumnlah kendaraan pribadi semakin menggila, dibandingkan panjang jalan jumlah mobilnya lebih banyak, gimana mau ga’ macet bu’….ini yang salah siapa? Dealer kali ya, perusahaan-perusahaan itu, orang-orang kaya itu yg membuat ruwet. Gimana ga’, dengan uang 500 ribu atau bahkan kurang, sepeda motor baru sudah bisa dibawa pulang, bisa bergaya, ga’ perlu naik angkot yang lelet, panas, dan ga’ nyaman lagi. Memang, dengan kendaraan pribadi jadi lebih hemat, cepet sampai, nyaman, dan yang penting bisa seenaknya.

Tiap hari aku  naik angkot, sangat ngeri liat kendaraan yg isinya 100% ngawur. Stress klo enak-enak jalan dah bener, tiiiin, tiin, haduh orang-orang ini bener2 ga’ sabaran. Sepeda motor, Masya Alloh, bener2 jalan dijadikan ajang balapan. Angkot apalagi, wuihhhh….kenceng dan ciiiiiiiit, tiba2 habis nyelip kanan langsung ke kiri dan berhenti mendadak. Ujung-ujungnya duit, ekonomi, kejar setoran. Apakah karena kepentingan pribadi jadi membahayakan orang lain…huh….

Gimana kecelakaan ga’ makin meningkat kalau SIM aja nembak. Kenapa nembak, karena  klo ngurusnya jujur, mengikuti prosedur, ternyata mbulet (pasti smua mengalaminya). Ga’ tau maksudnya apa, tesnya ga’ pernah bener. Harus  bolak-balik dan tetep ga’ lulus-lulus, akhirnya, klo ditanya “minta berapa Pak? “200 ribu”  bilangnya dengan malu-malu. Ntar polisi ditanya kenapa begitu? Nyari ceperan juga, bayaran ngrasa kurang, duit lagi…..

Nah, untuk anak-anak ini yang jelas jam biologisnya jadi berubah, tipa hari yang masuknya jam 7 aja susah bangun, gmn klo setengah 7. Setuju aku dengan pernyataan kalau anak-anak itu butuh waktu istirahat cukup agar bisa menyerap pelajaran dengan biak. Lha klo kepagian, kurnag tidur, ngantuk, kan bisa membuat prestasi rendah. Yang memilih punya kendaran pribadi ga’ sepenuhnya salah, sopir angkot ga’ salah total juga, yang salah ya pemerintah. Kenapa angkutan ga’ layak? Kenapa pajak kendaraan murah. Kenapa semua merk kendaraan boleh masuk, ga’ ada batasan. Klo di Jepang, mana mau menerima merk luar Jepang? Yang ga’ bermutu, ga’ ramah lingkungan, murah harusnya ga’ diijinin…ih gemes deh…..

13 Comments »

  1. please visit –> http://www.charmingactresses.blogspot.com Thank u friend

    Comment by R.Anand — November 27, 2008 @ 11:00 am

  2. Tolong mbak, 34 unit Bus Sekolah warna kuning dioperasikan secara optimal, sayang tuh busnya dibuat dengan anggaran yang tidak sediki untuk anak sekolah malah dinongkrongin aja.

    lagi-lagi anak jadi korban,

    Comment by namakuananda — November 28, 2008 @ 11:11 am

  3. ouw gtu to, jakarta…….

    *geblek

    Comment by ircham — November 29, 2008 @ 4:34 pm

  4. :mrgreen:

    Comment by heri — December 1, 2008 @ 1:34 pm

  5. jakarta… macetnya di mana-mana….!!

    Comment by qizink — December 1, 2008 @ 2:46 pm

  6. kalo di jogja ank2 sekolah cuma bkin macet pas bubaran sekolah aja, itupun cuma didepan sekolah mereka masing2.
    abis itu merekan nyebar kemana-mana

    Comment by gloriousmorning — December 2, 2008 @ 3:31 am

  7. iya nih peraturan rencananya akan berlaku mulai 1 januari 2009 lagi2 anak sekolah jadi kambing hitam kasihan..padahal pemda DKI gak becus ngurus masalah transportasi..busway aja sekarang sepi karena sdh gak nyaman lagi (banyak copet,pelecehan dll) datangnya sering telat (sampai 30 menit malah)petugasnya gak sopan dll,benar tuh ada 3 atau 4 koridor busway sdh di bangun tapi gak di pake,transportasi massal yg dulu di rintis sutiyoso seperti subway dan monorel juga gak jelas nasibnya, anak sekolah masuk jam 06.30..kalo rumahnya jauh gimana (nginep di sekolah kali ya..)yang pasti gak hanya anak sekolah yang repot bu guru dan pak guru kan juga harus masuk di jam yg sama..terus orang tua murid juga pasti repot nyiapin dan antar anaknya sekolah..wah kayaknya malah memindahkan kemacetan atau makin parah macetnya karena nyambung dgn yang pd berangkat kerja..he..he makin ruwet nampaknya

    Comment by djalal — December 2, 2008 @ 6:04 pm

  8. hmmm sistemnya juga sih. seharusnya sistem rayon diberlakukan. but yah warga maunya pendidikan terbaik untuk anaknya kan, jadi jauh2 juga dijabanin.

    Aku mulai menikmati enaknya menyekolahkan anak di Tokyo nih. tiap pagi Riku kudu jalan kaki sekitar 10 menit untuk ke sekolah…. dan itu berbareng dengan teman-temannya. Kalau pulang juga barengan ikut kelas tambahan….

    EM

    Comment by Ikkyu_san — December 2, 2008 @ 6:36 pm

  9. Jakarta memang kota yang kompleks. Semua di sana. Sayang sekali memang. Mestinya dipisah saja antara ibukota negara dengan pusat segala macam.

    Memang bukan hal yang mudah mencari solusi dari begitu banyak porsoalan kota Jakarta. Tapi tidak lantas berarti anak sekolah yang jadi persoalan. Karena soal keberangkatan anak sekolah pun akan merembet pada banyak hal. Angkutan kota, pengantar dan segala macam. Intinya jadi sama saja.

    Comment by Daniel Mahendra — December 3, 2008 @ 7:57 am

  10. iya sih..
    emang jam masuk ato pulang sekolah adalah jam2nya macet..
    apa mesti di ubah jam nya yah? ato tiap sekolah yg berdekatan terutama, jam masuk dan keluar nya mesti berbeda…
    yg jelas, jangan di sama kan dengan jam nya masuk kantor..
    hehehe…

    Comment by oRiDo™ — December 5, 2008 @ 5:41 pm

  11. aq aja y tiap hr msk jam 7.30 masih sering telat, lha gmn jadinya kalo disuruh masuk jam 6.30? gyaahahahaaaa…

    Comment by pakdejack — December 6, 2008 @ 8:01 pm

    • wah…suka begadang pasti nih….kaya’nya mesti ngeinep dinator, tengkyu for coming…salam kenal

      Comment by dewisang — December 8, 2008 @ 2:46 pm

  12. Kalau soal masuk sekolah jam 6.30, dulu saya pas masih S1-S3 (SD – SMA) ya seperti itu. Tiap hari, mesti berangkat jam 6, karena kelas mulai jam 6.30.

    Hanya saja, di Jakarta, lebih ribet. Banyak sekolah yang siswa dan gurunya, berdomisili jauh dari sekolah. Hmmm… mestinya sekolah negeri dibuat tiap radius tertentu dan kualitasnya dibuat sebagus mungkin, agar lebih terjangkau ya, dan idealnya disediakan fasilitas perumahan bagi para guru di dekat sekolah yang dibinanya…. Bisa nggak ya Dewi?


    dewisang,
    betul kata mbk Imel, perlu dibikin rayon, jadi yang wilayah itu ya disitu, cuma orang tua juga maunya yang favorit, yang deket katanya ga’ favorit, susah juga. betul mbk, Harusnya semua sekolah itu standar, ga’ ada yg lebih banget atau malah kurang banget, semuanya bagus banget, jadi ya deket rumah semua. Klo guru, mmm boleh juga

    Comment by Yoga — December 9, 2008 @ 9:34 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: