DewiRakhma^Psy Weblog

December 16, 2008

mak cik maryamah

Filed under: book, News, Resensi — Tags: , , , , , — dewisang @ 10:32 am

mak cik maryamah <!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

I’ve finished mimpi-mimpi lintang MARYAMAH KARPOV. Andrea Hirata gilaaaaaaaaaaa……..gila segalanya, konyol, aneh, mistis, plus bisa segalanya, aku sampai berpikir, apa iya ada hidup yang demikian dramatis?? Namanya juga novel, pasti ada bumbu-bumbu yang bikin hiperbolis, klo’ ga’ gitu ga’ akan seru…ya ga’? dan ga’ mudah membuat pembaca seolah-olah merasakan apa yang Ikal rasakan. Di tetralogi ini Andrea banyak bercerita dari sisi budaya, kebiasaan orang Melayu, Sawang, Ho Kian.

Orang melayu suka main catur berlama-lama, mengolok-olok pemerintah, cangkru’an di warung kopi, taruhan, tapi sama sekali ga’ gentle, klo’ kalah suka mengelak dengan berkata “kemarin itu lo Cuma bercanda”. Merka suka sekali memberi julukan sesuai dengan tabiat masing-masing. Ada yang dipanggil si A ini Buku gambar taukah kawan mengapa dipanggil demikian?

Nih orang ketauan ga’ bisa baca setelah 26 tahun hidup bahagia menyandang nama pemberian orang tuanya sejak bayi. Dia berhasil lolos dari julukan yang tiada berguna dan menjatuhkan martabat itu. Konon ketika lomba Agustusan si A berada di ujung tombak perjuangan, di yang paling atas, dengan susah payah sampai berpuluh-puluh kali jatuh, naik lagi, jatuh naik lagi, naik lagi, jatuh lagi, naik lagi, dan akhirnya si A berhasil berada di puncak, dia sangat senang, dia terus melambai-lambaikan tangan kepada khalayak, seolah telah menang dengan sangat heroik. Dia terus saja bertengger di pohon pinang sambil haha..hihi…Sampai teman-temannya yang berada di bawah gemas melihat kelakuan si A, mereka sudah tidak sabar menunggu hadiah sepeda motor, televisi, tape secorder. Tugas si A sangat mudah tinggal mengambil tulisan yang berisi hadiah-hadiah menggoda itu, tapi tidak kunjung dia lakukan, dan ternyata penonton dan teman-temannya baru sadar kalau si A ini buta huruf. Mereka menyupahi si A, ada yang tertawa hingga terjungkal-jungkal. Dan akhirnya 3 tulisan diambil sekenanya dibuka dibawah dan berisi buku gambar, taplak meja, dan satunya aku lupa. Kelemahan yang selama ini ia tutupi dengan sempurna akhirnya terbongkar jua dan pada momen dimana seluruh warga berkumpul. Hmm sungguh sempurna…..sejak itu dipanggillah ia Mohdin buku gambar karena tidak bisa membaca.

Sejak saat itu ia bertekad belajar membaca, dan ketika pemerintah membuka kejar paket A, Mohdin yang pertama kali mendaftar, kemana-mana dia membawa buku, termasuk ke warung kopi. Sampai akhirnya dia membaca dengan lantang meski terbata-bata, warga bersorak-sorak kagum melihat kemajuan Mohdin, sejak itu dia tidak dipanggil Mohdin Buku Gambar tapi Mohdin Ini Budi…..ada yang dipanggil Eksyen, Akhmad Davidson, Muktar Berita Buruk, termasuk Ikal juga korban dari kelakuan orang Melayu ini.

Mimpi Ikal masih saja membabi-buta di buku ini, dia ingin membuat perahu, belajar biola, dan semua terwujud. Membuat perahu, itu sungguh kisah yang luar biasa. Meski dicaci maki, semua orang taruhan, seluruh kampung mengolok-olok, tapi dia tetap percaya akan dirinya, tentu berkat bantuan sahabat-sahabatnya, Laskar Pelangi. Menyenangkan sekali mereka bertemu kembali saudara-saudara, dengan keunikan mereka seperti dulu. Cerita disini diawali keberhasilan Ikal lulus S2, dan kembali ke Belitong sebagai pengangguran. Mahar dengan kemistikannya menjadi dukun handal, tapi dijauhi masyarakat karena dianggap syirik, keluar dari agama Islam. A Kiong menjadi pengikutnya yang setia. Ikuti serunya pertemuan Mahar dengan junjungannya, Tuk Bayan Bayan Tula—ingat kan?? Dan yang paling menggelikan, Mahar jatuh cinta saudara-saudara…..

Lintang, Issac Newton-nya Ikal, tetap jenius, dan yang membantu Ikal membuat perahu dan mengangkat perahu jaman Hang Jebat dulu dengan Dalil Lintangnya. Sungguh mengesankan kawan…..Subhanallah, Allohu Akbar, sungguh ada orang sepintar Lintang. Dia sudah menjadi juragan kopra yang punya banyak bawahan. Samson, Harun, Sahara, Flo, temui mereka lagi.

Masih ingat A Ling, pujaan hati Ikal sejak SD sampai lulus dari Sorbonne, yang dicarinya hingga ke Afrika, di Maryamah Karpov ini, mereka bertemu….senaaaaaaaaaaang sekali, tentu dengan kisah yang tidak biasa, ya ampun, ada ya kisah seperti ini….hiks..hiks….seneng bgt jadi A Ling. Tapi, menyedihkan! Ketika A Ling sudah minta dilamar, ternyata……..(mau dikasi tau atau baca sendiri?) menikah ga’ ya….katanya sih ada MK yang ke-2,, kita tunggu lagi ya….oh ya, ada yang tau ga’ itu perempuan cantik di cover MK siapa sih?? Cantik bgt, anggun…siapa ya..masak Nurma, anaknya Mak Cik Maryamah…..

*sori ada nama yang ga’ sama di atas tuh, aku ga’ hapal..



3 Comments »

  1. Yeah…
    seperti novel2 ikal sebelumnya,MK emang masih keliatan sebuah novel yang dibuat dengan sebuah research!beberapa sub alurnya masih suspensif dan mengejutkan!tapi tahu gak…!menurutku ada kesalahan ilmiah yang cukup fatal dalam novel itu, ya secara hukum fisika ada kesalahan fatal yang terjadi saat ikal menjelaskan teknik mengangkat perahu dari dalam sungai itu….sangat ironis memang! kapan2 tak jelasin kesalahan fatal itu….hehehe…

    dewisang,
    oh iya? untung aku ga’ bisa fisika….he..he..

    Comment by Fathy Farhat khan — December 31, 2008 @ 9:00 am

  2. Comment aq tntg maryamah karpov,trlalu dipaksakan menjadi tetralogi..

    dewisang,
    gitu ya..temenku bilang juga klo terlalu mengikuti minat pasar, biar laris gitu..tp aku kok ga’ ngrasain ya..apa aku terlalu fanatik? wah..bahaya juga nih aku…

    Comment by ghostyoen — January 8, 2009 @ 9:00 am

  3. […] mak cik maryamah mak cik maryamah I ve finished mimpi-mimpi lintang MARYAMAH KARPOV. Andrea Hirata gilaaaaaaaaaaa ..gila segalanya, konyol, aneh, mistis, plus bisa segalanya, aku sampai berpikir, apa iya ada hidup yang demikian dramatis?? Namanya juga novel, pasti ada […] Posted by bebas Uncategorized Subscribe to RSS feed […]

    Pingback by BELAJAR SETARA SMP KEJAR PAKET B KEJAR PAKET C BELAJAR SETARA SMA BELAJAR SETARA MA - Makara Foundation (MF) — January 12, 2009 @ 10:17 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: